Batam, — ||Matajagad.com — Indonesia berduka dengan beberapa gejolak politik Nasional beberapa waktu ini. Hal ini dioicu oleh beberapa peristiwa yang membuat iklim politik memanas. Meninggalnya Affan salah satu driver gojek online pada demo 29 Agustus 2025 di Jakarta memicu berbagai perhatian semua pihak.
Belum lagi ditambah ucapan salah satu anggota DPR RI dari fraksi Nasdem yang membuat gaduh masyarakat Indonesia. Sungguh disayangkan wakil rakyat yang kita pilih justru melontarkan kata-kata yang tak etis di dengar.
Aksi demonstrasi terjadi di beberapa kota besar di Indonesia dan menimbulkan kerugian Ekonomi yang cukup banyak.
Berangkat dari fenomena di atas, Cipayung Plus kota Batam akan menggelar aksi solidaritas bersama driver online dan elemen masyarakat. Rencana aksi ini akan di gelar 03 September 2025 mulai pukul 19:00 wib sampai dengan selesai. Murset Pahmi Ketua Umum SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) cabang kota Batam turut berkomentar. “Kami pengurus cabang SEMMI kota Batam tidak pernah menyatakan sikap untuk menggelar aksi solidaritas bersama driver online dan elemen masyarakat kota Batam”, ungkap Murset Pahmi 03/09/25.
Terpisah salah satu pengurus HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) cabang Batam. Sucipto mengucapkan,Aksi solidaritas yang diketahui akan di gelar berlokasi di Alun-alun kota Batam tersebut tidak senada dengan Ketua Umum SEMMI kota Batam, Murset Pahmi menilai hal tersebut disinyalir memiliki kepentingan sepihak dari para teman-teman aktivis cipayung lainnya. “Tentunya saya pribadi atas nama Ketua Umum SEMMI kota Batam menyayangkan klaim sepihak yang dilakukan teman-teman aktivis cipayung. Apakah ada kepentingan lain yang terselubung saat-saat asituasi sosial politik nasional tidak kondusif seperti sekarang ini?,
pungkas Murset Pahmi. Saat dikonfirmasi oleh team media Murset Pahmi dan pengurus SEMMI cabang kota Batam menyampaikan kekecewaannya tidak ikut serta dilibatkan bermusyawarah rencana aksi solidaritas tersebut. (MO/MJ)

















