Batam, ||Matajagad.con – Pernyataan DPR RI Komisi I dapil Kepulauan Riau mengundang banyak kontroversi. Hal tersebut menuai berbagai polemik di sosial media dan masyarakat. Pengurus Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) kota Batam juga ikut mengamati fenomena yang viral di media sosial tersebut. Ahmad Mulyadi Sekretaris Umum & Ketua Umum cabang SEMMI kota Batam Murset Pahmi, menyatakan sikap prihatin atas komentar negatif yang tidak dapat di pertanggungjawabkan sebab musababnya. “Sudah seharusnya kita bijak dalam merespon isu viral yang ada di media sosial. Apalagi hal ini menyangkut kepada saudara-saudara kita yang sedang terdampak musibah”, pungkas Murset Pahmi.
Senada dengan Murset Pahmi, Mulyadi juga menambahkan. “Alangkah baiknya kita fokus pada solidaritas bersama membantu saudara-saudara kita di Sumut, Sumbar dan Aceh. Daripada ikut termakan isu-isu negatif yang tersebar di media sosial yang menambah kerus situasi di tanah air”, saat di jumpai wartawan pada Jum’at 12 Desember 2025 di kawasan Batam Center.
Ketua Umum SEMMI juga menambahkan bahwa maksud dan tujuan Politisi Gerindra tersebut adalah kerja kolektif antara pemerintah dan para relawan dapat membawa dampak yang signifikan bagi bencana yang terjadi di beberapa Provinsi di Sumatera. Bukan main estimasi biaya yang dibutuhkan untuk pemulihan bencana di 3 Provinsi tersebut di perkiran mencapai 51,82 triliun. Biaya yang cukup fantastis untuk di siapkan pemerintah untuk memulihkan keaadaan di 3 provinsi tersebut. Akhir kata pengurus SEMMI cabang kota Batam mengucapkan bela sungkawa dan keprihatinan yang mendalam akibat bencana banjir yang telah menimbulkan ratusan korban jiwa. *Red*

















