• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Mata Jagad
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports
No Result
View All Result
  • Login
Mata Jagad
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports
No Result
View All Result
Mata Jagad
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports
Home Daerah

Ketua Badko HMI Riau Kepri : Menjaga Gambut Riau Adalah Menjaga Masa Depan Kehidupan 

Redaksi by Redaksi
Januari 10, 2026
in Daerah
0
Ketua Badko HMI Riau Kepri : Menjaga Gambut Riau Adalah Menjaga Masa Depan Kehidupan 
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Riau, ||Matajagad.com – Ekosistem gambut di Provinsi Riau saat ini berada pada titik yang mengkhawatirkan. Data dalam kurun 2023 hingga 2026 menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan gambut masih terus berulang, dengan ratusan hingga ribuan hektare gambut terbakar setiap tahun. Kondisi ini menandakan bahwa perlindungan gambut belum menjadi prioritas utama yang benar-benar dijaga secara kolektif. Padahal, gambut Riau merupakan salah satu penyangga kehidupan terpenting, tidak hanya bagi masyarakat Riau, tetapi juga bagi keberlanjutan lingkungan nasional dan global. (10/1/2026)

 

Gambut memiliki fungsi vital sebagai pengatur tata air alami. Ketika gambut dikeringkan atau dibakar, daya serap airnya hilang. Dampaknya nyata: banjir lebih sering terjadi di musim hujan dan kekeringan ekstrem melanda di musim kemarau. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Riau merasakan langsung krisis ini—sawah terendam, sumber air bersih terganggu, dan aktivitas ekonomi lumpuh. Kerusakan gambut secara langsung menurunkan kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok rentan seperti petani, nelayan, dan masyarakat adat.

Selain itu, gambut Riau adalah penyimpan karbon raksasa.

 

Data restorasi nasional hingga 2025 menunjukkan bahwa lahan gambut Indonesia, termasuk Riau, menyimpan cadangan karbon yang sangat besar. Setiap kali gambut terbakar, karbon yang tersimpan selama ribuan tahun dilepaskan ke atmosfer, memperparah perubahan iklim. Asap kebakaran gambut bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat, terbukti dari meningkatnya kasus ISPA, terganggunya aktivitas pendidikan, serta kerugian ekonomi yang berulang hampir setiap tahun.

 

Lebih jauh, gambut adalah rumah bagi keanekaragaman hayati. Flora dan fauna khas rawa gambut tidak dapat hidup di ekosistem lain. Kerusakan gambut berarti hilangnya habitat, terganggunya rantai makanan, dan meningkatnya risiko kepunahan spesies. Kehilangan ini bersifat permanen dan tidak dapat dipulihkan hanya dengan pendekatan ekonomi jangka pendek.

Upaya restorasi gambut yang dilakukan sejak 2023 hingga 2025—seperti rehidrasi gambut, pembangunan sekat kanal, dan pemberdayaan masyarakat—menunjukkan hasil positif. Namun, data juga memperlihatkan bahwa laju kerusakan masih lebih cepat dibanding pemulihan. Hal ini menunjukkan perlunya komitmen yang lebih kuat dari Pemerintah Provinsi Riau dalam bentuk kebijakan tegas, pengawasan lapangan yang konsisten, serta penegakan hukum tanpa kompromi terhadap pelaku perusakan gambut.

 

Bagi masyarakat Riau, menjaga gambut bukan semata tugas pemerintah. Setiap individu memiliki peran: tidak membuka lahan dengan cara membakar, menjaga kanal dan vegetasi gambut, serta mendukung program restorasi berbasis masyarakat. Kepedulian masyarakat adalah kunci keberhasilan perlindungan gambut, karena tanpa partisipasi publik, kebijakan sebaik apa pun akan gagal di lapangan.

 

Menjaga gambut Riau sesungguhnya adalah menjaga hak hidup generasi sekarang dan generasi mendatang. Jika gambut rusak, yang hilang bukan hanya lahan, tetapi udara bersih, air bersih, kesehatan, dan masa depan. Oleh karena itu, sudah saatnya Pemerintah Provinsi Riau dan seluruh elemen masyarakat menjadikan perlindungan gambut sebagai prioritas bersama, bukan sebagai beban pembangunan, melainkan sebagai fondasi utama keberlanjutan kehidupan. (MO/MJ) 

92
Tags: Riau
Previous Post

Ketua KNPI Riau Desak Kejaksaan Agung Lakukan Supervisi: Oknum Jaksa di Kejari Pekanbaru Wajib Bertanggungjawab Soal Status DPO Wartawan Ansori

Next Post

Bebasnya Ratusan Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Produksi Tetap Kuantan Mudik Tuai Sorotan Publik

Redaksi

Redaksi

Next Post
Bebasnya Ratusan Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Produksi Tetap Kuantan Mudik Tuai Sorotan Publik

Bebasnya Ratusan Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Produksi Tetap Kuantan Mudik Tuai Sorotan Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejumlah Warga Minta Satpol PP Bertindak dan Usir Inisial Melan Wanita Penghibur Diduga Telah Meresahkan

Sejumlah Warga Minta Satpol PP Bertindak dan Usir Inisial Melan Wanita Penghibur Diduga Telah Meresahkan

Agustus 16, 2025
Seorang Pemilik Excavator Tambang : Siapapun Takkan Mampu Menghentikan Aktivitasnya, Mampu kah Kapolda Sumbar.?

Seorang Pemilik Excavator Tambang : Siapapun Takkan Mampu Menghentikan Aktivitasnya, Mampu kah Kapolda Sumbar.?

Agustus 27, 2025
Dugaan Ada Campur Tangan OPD Dalam Pengadaan Barang dan Jasa Di Kabupaten Bengkalis

Dugaan Ada Campur Tangan OPD Dalam Pengadaan Barang dan Jasa Di Kabupaten Bengkalis

Oktober 11, 2024
Banjir Air Gambut Melanda Beberapa Titik di Kelurahan Batu Panjang, Masyarakat Desak PT SRL Tutup Kanal yang Mengarah ke Sungai Penebak

Banjir Air Gambut Melanda Beberapa Titik di Kelurahan Batu Panjang, Masyarakat Desak PT SRL Tutup Kanal yang Mengarah ke Sungai Penebak

Desember 28, 2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

April 16, 2026
Kolabs Barisan Muda LMB Nusantara Bersama Laskar RMRB Sukseskan Melayu Expo Nusantara 2026, Ukir Rekor MURI Bertanjak 10.000 Peserta

Kolabs Barisan Muda LMB Nusantara Bersama Laskar RMRB Sukseskan Melayu Expo Nusantara 2026, Ukir Rekor MURI Bertanjak 10.000 Peserta

April 15, 2026
Skandal Oknum ASN Nias Barat: Serang Wartawan, Sebar Fitnah, hingga Muncul Dugaan Narkotika

Skandal Oknum ASN Nias Barat: Serang Wartawan, Sebar Fitnah, hingga Muncul Dugaan Narkotika

April 15, 2026
APBD Tertekan, Migas Terabaikan: Kepri di Persimpangan Kebijakan

APBD Tertekan, Migas Terabaikan: Kepri di Persimpangan Kebijakan

April 14, 2026

Kategori berita

  • Bea Cukai
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Nasional
  • Opini
  • Organisasi
  • ORMAS
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Religi
  • Sosial
  • Sports
  • TNI & POLRI

Berita Terbaru

HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

April 16, 2026
Kolabs Barisan Muda LMB Nusantara Bersama Laskar RMRB Sukseskan Melayu Expo Nusantara 2026, Ukir Rekor MURI Bertanjak 10.000 Peserta

Kolabs Barisan Muda LMB Nusantara Bersama Laskar RMRB Sukseskan Melayu Expo Nusantara 2026, Ukir Rekor MURI Bertanjak 10.000 Peserta

April 15, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta matajagad.com © 2024 Web Developmenet PT.TAB

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports

Hak Cipta matajagad.com © 2024 Web Developmenet PT.TAB

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In