Pekanbaru, Riau – Matajagad.com – Aktivis Muda Riau, Diki Syahputra, mengecam Gubernur Abdul Wahid, karena dianggap ingkar janji terkait pembebasan Khariq Anhar, Mahasiswa UNRI yang ditahan atas dugaan pelanggaran UU ITE. Diki menyebut, Abdul Wahid hanya memberikan janji palsu yang membuat masyarakat muak.
Khariq Anhar mahasiswa Universitas Riau (UNRI) ditahan di rutan Polda Metro Jaya sejak 29 Agustus, hingga saat ini belum di bebaskan. Jumat ( 31/10/2025 )
Khariq Anhar ditangkap paksa di bandara Soekarno-Hatta Jakarta, karena diduga melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
“Gubernur Riau Abdul Wahid sudah berjanji akan turun tangan dalam kasus penangkapan Aktivis Khariq Anhar, namun sampai hari ini janji itu tidak dapat di tepati oleh Abdul Wahid, apabila tidak mampu menyelesaikan persoalan, tidak perlu berjanji-janji, bikin muak saja” Tutup Diki Syahputra dengan muka geram. (MO/MJ)

















