• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Mata Jagad
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports
No Result
View All Result
  • Login
Mata Jagad
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports
No Result
View All Result
Mata Jagad
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports
Home Hukrim

Maraknya Aktivitas PETI di Sawalunto, Selain Tanpa Tindakan Setelah Viral Disomed, Mencuat Beberapa Dugaan Kejanggalan 

Redaksi by Redaksi
November 12, 2025
in Hukrim
0
Maraknya Aktivitas PETI di Sawalunto, Selain Tanpa Tindakan Setelah Viral Disomed, Mencuat Beberapa Dugaan Kejanggalan 
0
SHARES
121
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sawahlunto, Sumbar – Matajagad.com

Maraknya Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) menggunakan puluhan escavator dan beroperasi di berbagai titik lokasi di wilayah Swalunto kota, sumatera barat, Setelah terbit di beberapa media online dan viral dibeberapa pemilik akun TikTok, hingga selesa 11/11/2025 belum diketahui tindakan nyata oleh pihak berwenang.

Aktivitas ilegal itu berlangsung secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) di berbagai titik lokasi seperti kawasan Talawi, Muara Kalaban, dan beberapa titik lokasi lainnya hingga di aliran sungai di wilayah kota tambang tua.

 

Aktivitas PETI tersebut beroperasi siang malam dan sedikitnya 60 unit alat berat jenis excavator dengan bebas beroperasi, dan mengobrak-abrik bantaran sungai. Ironisnya, kegiatan itu berlangsung Terang-terangan.

 

Selain dari berbagai narasumber yang menyebut dugaan keterlibatan oknum Aparat penegak hukum, kemudian tanpa ragu-ragu salah seorang tokoh publik berinisial DS dengan secara tegas membeberkan di sebuah WhatsApp Grup nasional adanya dugaan keterlibatan oknum TNI.

 

“Mohon ini dimuat, diduga di backup oleh oknum anggota TNI AD dari KOREM 032/WBR, inisial M dan D., ujar tegasnya inisial DS

Aktivitas PETI adalah bukan sekadar pelanggaran hukum, ini bentuk pengkhianatan terhadap negara dan rakyat,” ujar warga yang menolak kegiatan tambang tersebut

Kerusakan Lingkungan Dibiarkan dan Intimidasi Terhadap warga yang sempat memfiralkan sejumlah video tambang emas ilegal itu ke akun TikTok miliknya

 

Kerusakan lingkungan akibat PETI di Sawahlunto kini masuk tahap darurat ekologi. Sungai-sungai tercemar, kawasan hutan lindung rusak parah, dan lahan warga berubah menjadi kubangan lumpur beracun. Namun, aparatur negara seolah menutup mata.

 

“Ketika warga mencoba mengungkap kebenaran, intimidasi dan tekanan justru datang dari aparat”

“Kemarin saya bikin video di TikTok tentang aktivitas PETI, besoknya saya langsung didatangi aparat kepolisian dari Polsek setempat termasuk oknum Kanit Reskrim dan diminta untuk menghapusnya,”

“ungkap seorang warga pemilik yang sempat mendokumentasikan kegiatan tersebut dan setelah diviralkan ke akun TikTok miliknya”

Bukan Sekadar Tambang Rakyat, Tapi Operasi Industri Ilegal :

Dari hasil investigasi lapangan, aktivitas ini jauh dari sekadar tambang rakyat. Para pelaku bahkan menggunakan mesin pemecah batu berkapasitas besar dan bahan kimia berbahaya untuk mengekstraksi emas.

 

“Itu bukan tambang rakyat, itu industri ilegal. Mereka pakai mesin pemecah batu, hasilnya diolah dengan bahan kimia untuk memisahkan emas,” sambunya sumber sambil memperlihatkan dokumentasi foto dan video alat berat dan aktivitas di lokasi.

 

Sejumlah titik yang terpantau dan yang sempat didokumentasikan, antara lain :

Nagari Kajai – dari simpang Santur arah Sawahlunto, Silungkang sekitar Jembatan Merah,

Lubuk Ciling, hingga kawasan dekat jembatan utama Lintas Sumatra yang berjarak hanya puluhan meter dari pemukiman warga.

 

Bahkan, khusus di lokasi Jembatan Merah Silungkang, terlihat empat unit excavator aktif beroperasi : tiga bermerk Sany dan satu CAT.

 

Mafia Tambang Mengatasnamakan Rakyat

Para pelaku kerap berlindung di balik narasi “tambang rakyat” untuk mengelabui penegak hukum. Namun faktanya, keuntungan besar justru mengalir ke kantong para pemodal, dan para oknum yang tangan tidak terlihat. sementara masyarakat kecil hanya dijadikan tumbal kerakusan dan kekuasaan tertentu.

 

“Yang di bawah hanya buruh. Uang besar diambil pemodal dan oknum yang membekingi,” tutur salah seorang warga yang menyaksikan aktivitas itu setiap hari.

 

Negara tidak boleh tunduk kepada mafia tambang ilegal :

Kejahatan lingkungan di Sumatera Barat kini memasuki fase paling berbahaya. Bukan hanya soal rusaknya alam, tetapi juga runtuhnya moral aparat penegak hukum dan hancurnya kepercayaan publik terhadap negara.

 

Sawahlunto, kota yang pernah berjaya karena tambang batu bara, kini berubah menjadi simbol kegagalan hukum dan pengkhianatan terhadap amanah konstitusi.

 

Jika praktik PETI ini terus dibiarkan, maka yang lahir bukan hanya generasi miskin sumber daya, tetapi juga generasi tanpa keadilan.

 

“Pemerintah pusat dan Mabes TNI–Polri harus turun langsung menindak jaringan mafia PETI di Sawahlunto”

Lakukan audit menyeluruh terhadap keterlibatan oknum aparat di lapangan.

Pulihkan ekosistem yang telah rusak dan berikan perlindungan hukum bagi jurnalis dan warga yang melaporkan kejahatan lingkungan.

 

Praktik penambangan tanpa izin : 

Negara tidak boleh kalah oleh mafia tambang. Sawahlunto harus diselamatkan sebelum benar-benar tenggelam dalam lumpur kejahatan. (MO/MJ)

 

Penulis : AH

 

358
Previous Post

Aseng Kayu Kuasai Judi Togel di Tanah Jawa, Warga Desak Polsek Bertindak — Hukum Jangan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas!

Next Post

Malam Puncak Healthy Fest: SEMMI Kediri Raya Gelar Kajian Kebangsaan dan Santunan 1000 Anak Yatim

Redaksi

Redaksi

Next Post
Malam Puncak Healthy Fest: SEMMI Kediri Raya Gelar Kajian Kebangsaan dan Santunan 1000 Anak Yatim

Malam Puncak Healthy Fest: SEMMI Kediri Raya Gelar Kajian Kebangsaan dan Santunan 1000 Anak Yatim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejumlah Warga Minta Satpol PP Bertindak dan Usir Inisial Melan Wanita Penghibur Diduga Telah Meresahkan

Sejumlah Warga Minta Satpol PP Bertindak dan Usir Inisial Melan Wanita Penghibur Diduga Telah Meresahkan

Agustus 16, 2025
Seorang Pemilik Excavator Tambang : Siapapun Takkan Mampu Menghentikan Aktivitasnya, Mampu kah Kapolda Sumbar.?

Seorang Pemilik Excavator Tambang : Siapapun Takkan Mampu Menghentikan Aktivitasnya, Mampu kah Kapolda Sumbar.?

Agustus 27, 2025
Dugaan Ada Campur Tangan OPD Dalam Pengadaan Barang dan Jasa Di Kabupaten Bengkalis

Dugaan Ada Campur Tangan OPD Dalam Pengadaan Barang dan Jasa Di Kabupaten Bengkalis

Oktober 11, 2024
Banjir Air Gambut Melanda Beberapa Titik di Kelurahan Batu Panjang, Masyarakat Desak PT SRL Tutup Kanal yang Mengarah ke Sungai Penebak

Banjir Air Gambut Melanda Beberapa Titik di Kelurahan Batu Panjang, Masyarakat Desak PT SRL Tutup Kanal yang Mengarah ke Sungai Penebak

Desember 28, 2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Tingkatkan Kapasitas Perwira TNI AU di Mabesau, Ketua Umum DePA-RI Diundang Sebagai Pembicara

Tingkatkan Kapasitas Perwira TNI AU di Mabesau, Ketua Umum DePA-RI Diundang Sebagai Pembicara

April 24, 2026
HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

April 16, 2026
Kolabs Barisan Muda LMB Nusantara Bersama Laskar RMRB Sukseskan Melayu Expo Nusantara 2026, Ukir Rekor MURI Bertanjak 10.000 Peserta

Kolabs Barisan Muda LMB Nusantara Bersama Laskar RMRB Sukseskan Melayu Expo Nusantara 2026, Ukir Rekor MURI Bertanjak 10.000 Peserta

April 15, 2026
Skandal Oknum ASN Nias Barat: Serang Wartawan, Sebar Fitnah, hingga Muncul Dugaan Narkotika

Skandal Oknum ASN Nias Barat: Serang Wartawan, Sebar Fitnah, hingga Muncul Dugaan Narkotika

April 15, 2026

Kategori berita

  • Bea Cukai
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Nasional
  • Opini
  • Organisasi
  • ORMAS
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Religi
  • Sosial
  • Sports
  • TNI & POLRI

Berita Terbaru

Tingkatkan Kapasitas Perwira TNI AU di Mabesau, Ketua Umum DePA-RI Diundang Sebagai Pembicara

Tingkatkan Kapasitas Perwira TNI AU di Mabesau, Ketua Umum DePA-RI Diundang Sebagai Pembicara

April 24, 2026
HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

April 16, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta matajagad.com © 2024 Web Developmenet PT.TAB

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports

Hak Cipta matajagad.com © 2024 Web Developmenet PT.TAB

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In