• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Mata Jagad
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports
No Result
View All Result
  • Login
Mata Jagad
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports
No Result
View All Result
Mata Jagad
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports
Home Hukrim

Teror Preman Berkedok Aparat: Warga Perumahan Saksi Hidup, Rumah Wartawan Didatangi Tengah Malam – Wakapolda Riau Diminta Bertindak

Redaksi by Redaksi
Februari 11, 2026
in Hukrim
0
Teror Preman Berkedok Aparat: Warga Perumahan Saksi Hidup, Rumah Wartawan Didatangi Tengah Malam – Wakapolda Riau Diminta Bertindak
0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kampar – Riau,- Matajagad.com – Jika segerombolan orang datang ke rumah wartawan pada tengah malam, membuat istri pingsan, anak-anak ketakutan, mengirim foto keluarga sebagai pesan ancaman, lalu mengaku sebagai polisi di hadapan warga, maka ini bukan lagi urusan pribadi. Ini adalah teror terbuka. Dan negara tidak boleh pura-pura buta.

Berdasarkan wawancara media matajagad.com kepada Nando Saputra Gulo, Pimpinan Redaksi Basmi Nusantara.com, menceritakan didatangi oleh sekelompok pria yang diduga preman pada Selasa malam, 10 Februari 2026, sekitar pukul 23.33 WIB. Mereka datang beramai-ramai menggunakan mobil pribadi, berpakaian sipil, tanpa atribut maupun surat tugas yang dapat diverifikasi. (11/2/2026)

Kedatangan mereka bukan hanya mengusik satu keluarga, tetapi menggegerkan satu lingkungan. Warga Perumahan Griya Insani berbondong-bondong keluar rumah, curiga dengan aktivitas mencurigakan pada larut malam. Beberapa warga bahkan secara langsung bertanya, “Ada apa, Pak? Dari mana?”

“Jawaban kelompok tersebut singkat namun menggetarkan: mereka mengaku dari Polres”

Pengakuan itu justru memperbesar kegelisahan warga. Sebab tidak ada satu pun prosedur resmi yang terlihat. Tidak ada pemanggilan tertulis. Tidak ada identitas yang diperlihatkan. Yang tampak hanyalah sekelompok pria yang mengaku aparat, datang malam-malam, dan menanyakan seorang wartawan yang sedang tidak berada di rumah.

Dampaknya nyata. Anak-anak korban histeris. Istri Nando Saputra Gulo pingsan akibat syok. Ini bukan efek samping penegakan hukum—ini akibat intimidasi.

Teror berlanjut secara personal. Dari nomor WhatsApp tak dikenal, Nando menerima panggilan. Ketika tak diangkat, pelaku justru mengirim foto rumah korban, foto istri, dan adik perempuannya, disertai pesan bernada ancaman: “Saya di pesantren dekat rumah mu. Jumpa kita.”

“Pesannya tidak ambigu. Itu bukan ajakan klarifikasi. Itu pesan kekuasaan: kami tahu, kami pantau, kami dekat”

Jika ini benar aparat, maka telah terjadi pelanggaran berat terhadap hukum, etika, dan profesionalisme Polri. Namun jika ini bukan aparat, maka situasinya jauh lebih berbahaya: preman bebas memakai nama polisi, di hadapan warga, untuk menekan wartawan.

“Keduanya sama-sama memalukan. Keduanya sama-sama ancaman”

Peristiwa ini diduga kuat berkaitan dengan pemberitaan dugaan penimbunan dan pengoplosan BBM di sebuah gudang diduga milikoknum TNI AURI bernama Samsul di wilayah hukum Polres Kampar.

Wakapolda dan Kapolres Kampar diminta untuk melakukan inspeksi dan penyelidikan terkait teror tersebut dan menjawab siapa yang mengirim orang orang itu ke rumah wartawan?

Teman korban, Erianto Sidabutar, menilai tindakan tersebut sama sekali tidak dapat dibenarkan. Jika ada persoalan atas pemberitaan, mekanismenya jelas: hak jawab, hak koreksi, atau pengaduan resmi ke Dewan Pers. Bukan mendatangi rumah wartawan pada tengah malam hingga membuat keluarganya trauma.

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers melarang segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap kerja jurnalistik. Apa yang terjadi di Perumahan Griya Insani bukan sekadar insiden, melainkan alarm keras bagi kebebasan pers.

Karena itu, Wakapolda Riau dan Kapolres Kampar wajib turun tangan secara terbuka. Bukan dengan pernyataan normatif, tetapi dengan langkah konkret dan transparan. Publik berhak tahu:

Siapa mereka sebenarnya?

Benarkah mereka aparat Polri?
Jika bukan, mengapa bisa mengaku polisi di hadapan warga?
Siapa yang memberi perintah?

Jika peristiwa ini dibiarkan, maka pesan yang dikirim ke seluruh jurnalis jelas: menulis kebenaran bisa berujung teror ke rumah, disaksikan tetangga, dan dibungkus klaim institusi negara.

Dan ketika premanisme dibiarkan berjalan sambil membawa nama aparat, maka yang runtuh bukan hanya rasa aman wartawan—melainkan kepercayaan publik terhadap hukum dan negara.

“Pers tidak boleh dibungkam, Wartawan tidak boleh diteror., dan polisi tidak boleh membiarkan namanya dipakai untuk menakut-nakuti masyarakat”

Tim/red

78
Tags: Wakapolda Riau
Previous Post

BPH Migas Selidiki SPBU Balai Raja, Dugaan Penjualan BBM ke Pelangsir Ilegal Menghebohkan!

Next Post

Diduga Tabrak Pasutri hingga Tewas, Pengemudi Pajero Sport Jadi Sorotan Publik; Polresta Dumai Diminta Transparan

Redaksi

Redaksi

Next Post
Diduga Tabrak Pasutri hingga Tewas, Pengemudi Pajero Sport Jadi Sorotan Publik; Polresta Dumai Diminta Transparan

Diduga Tabrak Pasutri hingga Tewas, Pengemudi Pajero Sport Jadi Sorotan Publik; Polresta Dumai Diminta Transparan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sejumlah Warga Minta Satpol PP Bertindak dan Usir Inisial Melan Wanita Penghibur Diduga Telah Meresahkan

Sejumlah Warga Minta Satpol PP Bertindak dan Usir Inisial Melan Wanita Penghibur Diduga Telah Meresahkan

Agustus 16, 2025
Seorang Pemilik Excavator Tambang : Siapapun Takkan Mampu Menghentikan Aktivitasnya, Mampu kah Kapolda Sumbar.?

Seorang Pemilik Excavator Tambang : Siapapun Takkan Mampu Menghentikan Aktivitasnya, Mampu kah Kapolda Sumbar.?

Agustus 27, 2025
Dugaan Ada Campur Tangan OPD Dalam Pengadaan Barang dan Jasa Di Kabupaten Bengkalis

Dugaan Ada Campur Tangan OPD Dalam Pengadaan Barang dan Jasa Di Kabupaten Bengkalis

Oktober 11, 2024
Banjir Air Gambut Melanda Beberapa Titik di Kelurahan Batu Panjang, Masyarakat Desak PT SRL Tutup Kanal yang Mengarah ke Sungai Penebak

Banjir Air Gambut Melanda Beberapa Titik di Kelurahan Batu Panjang, Masyarakat Desak PT SRL Tutup Kanal yang Mengarah ke Sungai Penebak

Desember 28, 2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

April 16, 2026
Kolabs Barisan Muda LMB Nusantara Bersama Laskar RMRB Sukseskan Melayu Expo Nusantara 2026, Ukir Rekor MURI Bertanjak 10.000 Peserta

Kolabs Barisan Muda LMB Nusantara Bersama Laskar RMRB Sukseskan Melayu Expo Nusantara 2026, Ukir Rekor MURI Bertanjak 10.000 Peserta

April 15, 2026
Skandal Oknum ASN Nias Barat: Serang Wartawan, Sebar Fitnah, hingga Muncul Dugaan Narkotika

Skandal Oknum ASN Nias Barat: Serang Wartawan, Sebar Fitnah, hingga Muncul Dugaan Narkotika

April 15, 2026
APBD Tertekan, Migas Terabaikan: Kepri di Persimpangan Kebijakan

APBD Tertekan, Migas Terabaikan: Kepri di Persimpangan Kebijakan

April 14, 2026

Kategori berita

  • Bea Cukai
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Nasional
  • Opini
  • Organisasi
  • ORMAS
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Religi
  • Sosial
  • Sports
  • TNI & POLRI

Berita Terbaru

HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

HMI – DLHK Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.

April 16, 2026
Kolabs Barisan Muda LMB Nusantara Bersama Laskar RMRB Sukseskan Melayu Expo Nusantara 2026, Ukir Rekor MURI Bertanjak 10.000 Peserta

Kolabs Barisan Muda LMB Nusantara Bersama Laskar RMRB Sukseskan Melayu Expo Nusantara 2026, Ukir Rekor MURI Bertanjak 10.000 Peserta

April 15, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta matajagad.com © 2024 Web Developmenet PT.TAB

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • TNI & POLRI
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sports

Hak Cipta matajagad.com © 2024 Web Developmenet PT.TAB

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In